BMGQ

Uncategorized

Uncategorized

Menggali Keutamaan Sedekah di Bulan Rajab sebagai Pintu Persiapan Ramadhan

Umat Muslim di seluruh dunia kini telah memasuki bulan Rajab, salah satu bulan yang memiliki kedudukan istimewa dalam kalender Hijriah. Sebagai salah satu dari empat Asyhurul Hurum (bulan yang dimuliakan), Rajab menjadi momentum emas bagi kaum muslimin untuk meningkatkan amal ibadah, terutama sedekah. Secara teologis, bulan Rajab diibaratkan sebagai masa untuk menanam benih ketaatan. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Abu Bakar Al-Balkhi yang menyatakan bahwa bulan Rajab adalah waktu untuk menanam, Sya’ban waktu untuk menyiram, dan Ramadhan adalah waktu untuk memanen. Melipatgandakan Pahala di Bulan Mulia Keutamaan bersedekah di bulan Rajab tidak terlepas dari statusnya sebagai bulan haram. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 36 bahwa pada bulan-bulan haram tersebut, dilarang melakukan kezaliman. Sebaliknya, para ulama menafsirkan bahwa amal saleh yang dilakukan pada waktu mulia tersebut akan mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda dibandingkan bulan lainnya. Selain mengharapkan pahala yang melimpah, sedekah di bulan Rajab juga memiliki dimensi sosial dan spiritual yang kuat, di antaranya: Penyuci Jiwa: Sedekah berfungsi sebagai pembersih harta dan hati dari sifat kikir sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Meringankan Beban Sesama: Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk peduli kepada sesama, terutama di bulan-bulan yang dicintai Allah. Meringankan kesulitan saudara muslim di bulan Rajab dijanjikan Allah dengan kelapangan di hari akhir. Wasilah Doa yang Mustajab: Rajab dikenal sebagai waktu di mana doa-doa dipanjatkan dengan harapan besar untuk diijabah, dan sedekah adalah salah satu perantara (wasilah) terbaik agar doa kita segera dikabulkan. Optimalisasi Sedekah Melalui Program BMGQ Dalam semangat menyambut bulan mulia ini, Baitul Maal Gerakan Qur’an (BMGQ) terus berkomitmen memfasilitasi para donatur dan masyarakat yang ingin menunaikan sedekah terbaiknya. Penyaluran sedekah di bulan Rajab melalui BMGQ difokuskan pada penguatan dakwah Al-Qur’an dan kesejahteraan para penghafal Al-Qur’an. Melalui portal resmi www.bmgq.co.id, masyarakat dapat dengan mudah memilih berbagai program sedekah, mulai dari sedekah subuh, wakaf mushaf, hingga santunan yatim penghafal Qur’an. Kesempatan untuk berbuat baik di bulan Rajab tidaklah lama. Oleh karena itu, menyegerakan sedekah merupakan langkah bijak bagi setiap muslim yang merindukan keberkahan hidup dan kelancaran ibadah menuju bulan kemenangan.

Uncategorized

Satu Tahun Dedikasi PT Dharma Wisata Indonesia dalam Upaya Memberantas Buta Aksara Al-Qur’an

SURABAYA – Sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia berbasis spiritual, PT Dharma Wisata Indonesia secara konsisten telah mendukung program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an selama setahun terakhir. Kontribusi ini diwujudkan melalui kemitraan strategis dengan Baitul Maal Griya Al-Qur’an dalam program “Beasiswa Mengaji”. Melalui donasi yang disalurkan secara rutin, program ini telah membuka pintu bagi ratusan santri dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa untuk belajar membaca dan memahami Al-Qur’an dengan lebih baik. Program ini juga menjangkau berbagai komunitas, termasuk warga Rusunawa Benowo, Pondok Pesantren Qubah Madinah, dan komunitas mengaji lainnya. “Terima kasih telah membersamai langkah mulia ini selama setahun penuh. Semoga dedikasi ini menjadi pemberat amal jariyah bagi seluruh tim PT Dharma Wisata Indonesia dan para pihak yang terlibat,” ujar Ustadz Khoirul Azzam Al Hafidz dari Baitul Maal Griya Al-Qur’an. Dedikasi PT Dharma Wisata Indonesia dalam mendukung literasi Al-Qur’an diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam upaya mulia ini.

Uncategorized

Memperkuat Ukhuwah dan Hafalan, Puluhan Guru Ngaji Ikuti Quranic Camp di Jombang

(Wonosalam, Jombang) – Suasana sejuk di kawasan Wonosalam, Jombang, menjadi saksi bisu kebersamaan para pejuang Al-Qur’an dalam acara Quranic Camp. Kegiatan ini didukung oleh Baitul Maal Griya Al-Qur’an (BMGQ) bekerja sama dengan Mandiri Amal Insani (MAI) ini bertujuan untuk mengisi ulang (recharge) semangat serta meningkatkan kapasitas para guru ngaji. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta diajak untuk sejenak melepaskan rutinitas harian dan fokus pada penguatan spiritual. Quranic Camp bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan wadah intensif bagi para guru untuk menjaga kualitas hafalan mereka. Salah satu peserta, Ahmad Ubaidillah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang luar biasa bagi para pengajar untuk tetap menjaga kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an mereka. Hal senada disampaikan oleh Yeni Patmawati, yang merasa kegiatan ini layaknya kembali ke masa pesantren (nyantri). Menurutnya, di tempat ini para guru bisa fokus penuh untuk murajaah tanpa terganggu aktivitas rumah tangga. Selain penguatan hafalan, acara ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah islamiyah antar sesama pendidik Al-Qur’an. Dukungan dari Mandiri Amal Insani (MAI) menjadi kunci terselenggaranya acara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan dan kompetensi para guru ngaji. Kegiatan ditutup dengan rasa syukur dan harapan agar semangat yang didapat dari Quranic Camp ini dapat ditularkan kembali kepada para santri di unit masing-masing, demi mencetak generasi Qur’ani yang lebih baik.

Uncategorized

Mencetak Generasi Qurani, Program Beasiswa Mengaji BMGQ dan PJB Jadi Angin Segar Bagi Santri

SURABAYA – Komitmen untuk membangun fondasi bangsa tidak hanya dilakukan melalui sektor infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai spiritual generasi muda. Melalui program Beasiswa Mengaji, PJB (Pembangkitan Jawa-Bali) yang berkolaborasi dengan Baitul Maal Griya Al Quran secara nyata memberikan dukungan bagi para santri dan penghafal Al-Qur’an untuk terus berprestasi. Program ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh lembaga pendidikan dan para santri. Kepala Madrasah MI Al-Mustofa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan kepada anak didiknya. Ia berharap dukungan ini menjadi amal jariyah bagi para donatur. Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 19 Surabaya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baitul Maal Griya Al-Qur’an dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk mendukung pendidikan Al-Qur’an anak-anak. Kisah Inspiratif Santri Salah satu penerima manfaat adalah Kanza Zahra Asif, atau yang akrab disapa Caca, siswi kelas 6 MI Al-Mustofa. Dengan wajah ceria, Caca menceritakan pengalamannya menghafal surah-surah pendek seperti An-Naba dan An-Naziat . Baginya, metode belajar kelompok yang diterapkan membuatnya lebih bersemangat. “Terima kasih Baitul Maal Griya Al-Qur’an atas beasiswa mengajinya. Semoga amal jariyah terus mengalir,” ungkap Caca dengan penuh syukur. Fondasi Membangun Bangsa Bagi PJB, pendidikan yang beriringan dengan nilai spiritual adalah kunci utama. Program Beasiswa Mengaji ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi para santri di seluruh pelosok untuk terus menebar manfaat bagi sesama. Mari kita terus dukung syiar Al-Qur’an dan berikan ruang bagi para calon penghafal Qur’an untuk terus bertumbuh demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Uncategorized

Setengah Abad Mengabdi, Guru Ngaji dari Bojonegoro Ini Masih Setia Mengayuh Sepeda untuk Sebarkan Cahaya Al-Qur’an

Bojonegoro, Jawa Timur – Di usia senjanya, Ustadz Zawawi (67) masih teguh menjalankan pengabdian yang sudah dilakukannya selama lebih dari 50 tahun: mengajarkan Al-Qur’an dari satu surau ke surau lainnya di Bojonegoro. Sejak usia remaja, beliau sudah mendedikasikan hidupnya untuk mendidik generasi Muslim agar melek huruf Al-Qur’an. Meski usia terus bertambah, semangat beliau tidak pernah padam. Dengan sepeda ontel tua yang sudah usang, Ustadz Zawawi tetap menempuh jarak 10 hingga 15 kilometer setiap hari demi bisa hadir di rumah-rumah dan mushalla tempat ia mengajar. Yang lebih menyentuh, perjuangan ini dilakukan tanpa bayaran. Beliau tidak pernah menerima gaji dari pengabdiannya sebagai guru ngaji. “Kalau mau Idul Fitri kadang diberi sarung, itu pun sudah sangat saya syukuri,” ucapnya lirih. Bagi Ustadz Zawawi, Al-Qur’an adalah sumber keberkahan hidup. Ia yakin bahwa setiap ayat yang diajarkan, setiap anak yang bisa membaca dengan lancar, adalah bagian dari amal jariyah yang akan mengalir hingga akhir hayat. Kisah Ustadz Zawawi adalah potret nyata dari keikhlasan dan dedikasi. Di tengah hiruk-pikuk zaman, beliau hadir sebagai pengingat bahwa ilmu agama dan para pengembannya layak mendapat perhatian dan dukungan nyata dari kita semua. Hadiah Motor Dakwah untuk Ustadz Zawawi Sebuah apresiasi untuk beliau menemani langkah dakwahnya, mengokohkan semangatnya. Semoga motor ini bisa terus menghidupkan dakwah Al Quran di daerah-daerah. Setiap rupiah darimu adalah bahan bakar dakwah mereka.Setiap dukunganmu, jadi amal jariyah yang tak terputus.

Uncategorized

Afra, Hafalan 4 Juz, dan Mushaf Darimu yang Mengalir Pahalanya

Hari Kamis (17/7) bukan hari biasa bagi tim Baitul Maal Griya Al-Qur’an. Di bawah langit Lamongan yang agak terik tapi tetap ramah, tim program Sedekah Amala Mushaf Al-Qur’an (SALMAN) tancap gas melanjutkan misi distribusi mushaf ke titik ke-122. Lokasi kali ini: sebuah lembaga pendidikan yang berdiri di antara pematang tambak, Desa Pucangtelu, Kabupaten Lamongan. Bukan cuma lokasinya yang tenang, selain diujung desa, tapi juga suasananya yang semilir menyejukkan hati. Begitu tim datang, suara anak-anak mengaji terdengar syahdu dari berbagai penjuru kelas. Ada yang didampingi orang tua, ada yang sima’an rame-rame, dan tentu saja para santri kelas tahfizh yang sedang tekun mengejar target hafalan mereka. Salah satunya adalah Afra, santri kelas 2 MTs yang sudah hafal 4 juz dan masih terus lanjut. “Afra ini belajar dari kecil, ngaji di sini udah lama. Sekarang makin rajin karena sudah mulai ikut program tahfizh,” tutur pengurus lembaga, H. Hisbullah Huda, yang alumni IAIN Sunan Ampel Yayasan Mazro’atul Akhiroh ini berdiri sejak 2012, hasil gotong royong warga sekitar. Kini sudah mengasuh 104 santri yang dibimbing oleh 16 guru luar biasa. Yang menarik, setelah lulus program diniyah, santri bisa milih lanjut ke program reguler—ada kelas IT, Bahasa Inggris, Sastra, dan tentu saja… tahfizh tetap jalan terus! “Alhamdulillah, Al Qur’an dari donatur BMGQ ini melebihi ekspektasi kami. Semoga makin banyak anak-anak kita yang bisa ngaji, tapi juga bisa berdaya dengan skill-skill masa kini,” harap beliau sambil senyum sumringah. Nah, jadi kebayang kan… dari satu mushaf yang kita sedekahkan, bisa tumbuh hafalan, semangat belajar, bahkan jadi bekal masa depan santri seperti Afra dan teman-temannya. Yuk, sedekah mushaf bareng BMGQ! Biar makin banyak Afra-Afra lain yang tumbuh bersama cahaya Al-Qur’an. Mushaf darimu, hafalan dari mereka, pahala terus mengalir sampai akhir hayat. Insyalloh bulan ini sebanyak 992 paket tersebar ke beberapa lembaga pendidikan yang membutuhkan di beberapa kabupaten. Selain Lamongan, juga terdiatribusi ke Kabupaten Ngawi, Probolinggo, Bondowoso, Depok dan Sampang Klik. Transfer. Niat. InsyaAllah, berkahnya nyata.

Uncategorized

Khitan Massal Yatim Dhuafa BMGQ & YBM PLN UIP JBTB

Surabaya, 11 Juli 2025 — Selepas Salat Jumat, tepat pukul 13.00 WIB, halaman kantor sekretariat Baitul Maal Griya Al-Qur’an (BMGQ) berubah menjadi lautan keceriaan. Puluhan keluarga tampak antusias hadir, mendampingi buah hati mereka yang menjadi calon penerima manfaat program kesehatan yang digelar pada bulan Muharram ini. Bukan tanpa alasan, hari itu menjadi momen istimewa bagi 25 anak yang akan mengikuti Khitan Sehat Ceria Massal Gratis, program kerja sama antara BMGQ dan YBM PLN UIP JBTB. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari Surabaya, tetapi juga dari luar kota seperti Sampang, Madura. Bahkan, satu di antara peserta masih berusia kurang dari satu bulan, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan khitan yang aman dan gratis. Sebelum prosesi khitan dimulai, suasana di aula kantor BMGQ penuh gelak tawa. Anak-anak ditemani Kak Rika dan bonekanya yang lucu, Mulia. Mereka tidak sekadar mendampingi, tetapi menghibur para peserta dengan berbagai aksi seru. Kak Rika bercerita kisah islami, berinteraksi lewat boneka, mengajak bernyanyi, bermain, hingga membagikan doorprize. Tawa pecah di seluruh ruangan yang saat itu dipenuhi wajah-wajah tegang sekaligus penasaran. “Kami ingin anak-anak merasa lebih santai, tidak takut, dan terhibur sebelum dikhitan. Alhamdulillah mereka sangat menikmati,” ungkap salah satu panitia sambil tersenyum. Khitan Cepat dan Modern Prosesi khitan dilakukan di empat bilik secara bersamaan, masing-masing dikerjakan oleh operator tenaga kesehatan profesional. Tujuannya agar proses berjalan cepat, tertib, dan nyaman bagi para peserta. Namun, panitia tetap memperhatikan kondisi masing-masing anak, sebab proses khitan bisa memakan waktu berbeda. “Tergantung kondisi peserta juga. Biasanya antara sepuluh sampai lima belas menit. Kalau ada drama, atau kondisi khusus yang memerlukan penanganan lebih hati-hati, tentu waktunya bisa lebih lama,” jelas Rosyid, salah seorang petugas medis di sela aktivitasnya. Menariknya, metode khitan yang digunakan kini jauh lebih modern. Salah satu teknik yang diterapkan adalah super sealer, yang meminimalisir kebutuhan jahitan dan memangkas waktu tindakan secara signifikan. Selain mengurangi rasa sakit, metode ini juga mempercepat proses penyembuhan, sangat membantu anak-anak yang akan segera kembali ke sekolah saat tahun ajaran baru dimulai Senin mendatang. Wujud Kebermanfaatan Zakat Manager YBM PLN UIP JBTB, Ahmad Fathurrozi, yang turut hadir memantau jalannya kegiatan, menyampaikan bahwa khitan massal ini menjadi bukti bagaimana zakat dikelola bukan hanya untuk menyalurkan bantuan finansial, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung yang menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat. “Ini adalah salah satu pilar program kesehatan YBM PLN yang layak untuk ditunaikan, agar kebermanfaatannya dapat menjejaki setiap sendi masyarakat,” tutur Ahmad Fathurrozi penuh optimisme. Kegiatan ini pun disambut haru dan rasa syukur dari para orang tua maupun keluarga peserta. Seorang nenek peserta khitan, dengan bahagia, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah aman. Jazakillah khayran saya ucapkan kepada seluruh pihak yang memberi kami jembatan dan kemudahan berkhitan kepada cucu kami dan seluruh anak sholeh hari ini. Semoga Allah memberi kemudahan rezeki halal, kesehatan yang paripurna, dan selalu istiqamah dalam ketaatan di jalan Allah. Amin,” ucapnya penuh syukur. Hingga sore hari, seluruh rangkaian Khitan Sehat Ceria Massal Gratis berlangsung lancar, meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak. Semoga kegiatan positif ini terus berlanjut, menjadi salah satu cara nyata lembaga zakat dan para mitra dalam menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Mari Dukung Program Kebaikan Baitul Maal Griya Al-Qur’an terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program sosial dan kesehatan yang bermanfaat luas bagi masyarakat. Mari bersama-sama menjadi bagian dari kebermanfaatan ini. Salurkan zakat, infak, sedekah, atau donasi Anda melalui Baitul Maal Griya Al-Qur’an. Setiap rupiah yang Anda titipkan, akan menjadi jalan kebaikan yang menebar manfaat hingga ke pelosok negeri. Informasi lebih lanjut, kunjungi kantor kami di Jl. Dinoyo No. 57, Surabaya, atau hubungi kontak layanan BMGQ.

Scroll to Top