BMGQ

Setengah Abad Mengabdi, Guru Ngaji dari Bojonegoro Ini Masih Setia Mengayuh Sepeda untuk Sebarkan Cahaya Al-Qur’an

Bojonegoro, Jawa Timur – Di usia senjanya, Ustadz Zawawi (67) masih teguh menjalankan pengabdian yang sudah dilakukannya selama lebih dari 50 tahun: mengajarkan Al-Qur’an dari satu surau ke surau lainnya di Bojonegoro.

Sejak usia remaja, beliau sudah mendedikasikan hidupnya untuk mendidik generasi Muslim agar melek huruf Al-Qur’an. Meski usia terus bertambah, semangat beliau tidak pernah padam. Dengan sepeda ontel tua yang sudah usang, Ustadz Zawawi tetap menempuh jarak 10 hingga 15 kilometer setiap hari demi bisa hadir di rumah-rumah dan mushalla tempat ia mengajar.

Yang lebih menyentuh, perjuangan ini dilakukan tanpa bayaran. Beliau tidak pernah menerima gaji dari pengabdiannya sebagai guru ngaji. “Kalau mau Idul Fitri kadang diberi sarung, itu pun sudah sangat saya syukuri,” ucapnya lirih.

Bagi Ustadz Zawawi, Al-Qur’an adalah sumber keberkahan hidup. Ia yakin bahwa setiap ayat yang diajarkan, setiap anak yang bisa membaca dengan lancar, adalah bagian dari amal jariyah yang akan mengalir hingga akhir hayat.

Kisah Ustadz Zawawi adalah potret nyata dari keikhlasan dan dedikasi. Di tengah hiruk-pikuk zaman, beliau hadir sebagai pengingat bahwa ilmu agama dan para pengembannya layak mendapat perhatian dan dukungan nyata dari kita semua.

Hadiah Motor Dakwah untuk Ustadz Zawawi

Sebuah apresiasi untuk beliau menemani langkah dakwahnya, mengokohkan semangatnya. Semoga motor ini bisa terus menghidupkan dakwah Al Quran di daerah-daerah.

Setiap rupiah darimu adalah bahan bakar dakwah mereka.
Setiap dukunganmu, jadi amal jariyah yang tak terputus.

Scroll to Top